oleh

Asrama Mahasiswa Gayo di Medan Terbengkalai;”5 tahun Asrama Gayo Medan tanpa kejelasan

Teropong Barat | Sekilas sejarah Asrama Gayo Medan, Alwin Alpina,ST Alumni Mahasiswa Medan, saksi sejarah pernah tinggal di asrama gayo medan KGAT( Keluarga Gayo Aceh Tengah ), yang sekarang berubah namanya menjadi Gayo Musara.

Asrama Gayo Medan sebagai asrama mahasiswa dan sekaligus tempat persinggahan yang dari dulu sering di manfaatkan oleh masyarakat Gayo yang berasal dari kota Takengon, Alas dan Bener Meriah.

Menurut cerita Pak Amin yang bertetanga dengan asrama, proses pendirian asrama tersebut berawal dari perihatinnya masyarakat Gayo terhadap pendidikan mahasiswa yang berada di kota medan, kisaran tahun 60 an, modal awal pendiriannya berawal dari swadaya masyarakat Gayo dan Alas, di kutip dari lapisan masyarakat Gayo dan Alas..ada yang memberikan uang, barang dan juga beras ketika itu, demi pendidikan generasi Gayo.

Seiring berjalan waktu asrama tersebut kemudian beralih asetnya tanah dan bangunan menjadi milik yayasan KGAT yang berada di kota medan. Ribuan alumni sudah pernah tinggal di Asrama kebanggaan orang Gayo, berfungsi sebagai tempat penginapan bagi Pelajar/Mahasiswa dan juga persinggahan bagi masyarakat Gayo dari daerah asal. Asrama juga dijadikan ajang tempat diskusi dan belajar bagi mahasiswa, berkumpulnya Aktivis Kampus dan juga ajang latihan kesenian daerah.

Kemegahan Asrama KGAT dulu, berubah 180 derajat, membuat terluka hati dan kecewa dengan melihat kondisinya sekarang, yang sudah 5 tahun di telantarkan oleh Organisasi KGAT yang namanya sekarang berubah MUSARA GAYO.

Padahal sejarah mencatat bagaimana susahnya orang tua kita dalam penggadaan tanah dan pembangunan Asrama Gayo di Kota Medan, baik kontribusinya dari masyarakat Gayo, Pemda maupun para alumni Asrama itu sendiri.

Sekarang Kondisi fisik bangunan asrama, kusen pintu jendela,plafon dan atapnya raib entah kemana, air bersih dan listriknya mati, mestinya ini menjadi perhatian khusus. Siapakah yang bertanggung jawab dalam persoalan pengelolaan Asrama Gayo sekarang ini..

Orang tua yang ada di medan KGAT atau sekarang menjadi MUSARA GAYO sebagai wadah berkumpulnya masyarakat Gayo di Sumatera Utara, yang sudah lama menetab di kota Medan yang memiliki pekerjaan yang sangat layak di daerah perantauan Provinsi Sumatera Utara.

2 tahun yang lalu kakanda Alwin sudah menginisiasi donasi untuk pembangunan asrama, khusus di pembangunan pagarnya karena keterbatasan anggaran dan sekarang sudah selesai di bangun.

Harapan mahasiswa untuk Asrama

Saprianyah yang saat ini sedang menempuh pendidikan di medan Sumatera Utara yang saat ini juga ketua umum himpunan mahasiswa bener meriah Sumatera Utara (himabem-su) berharap kepada masyarakat Gayo medan, alumni, mahasiswa, lembaga, pemda aceh Tengah dan bener meriah bahu membahu bergotong royong mengembalikan Asrama Gayo kebanggan Masyarakat Gayo di medan itu, Sebab pada hari ini dimana mahasiswa Gayo Medan sangat butuh tempat berkumpul, berdiskusi, serta tempat belajar bagi mahasiswa.
Kedepan saya terus mengajak pihak yang tergerak hatinya dan peduli untuk membangun dan mengembalikan asrama kebanggaan orang Gayo di medan itu. Yd

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.