oleh

Bantuan Pemerintah Menteri Koperasi dan UMKM Sebagai Penunjang Adaptasi Bisnis Pada Masa Pandemi Covid-19

teropongarat.com – Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah mengalokasikan anggaran bagi koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan total nominal Rp124 triliun.

Anggaran tersebut mencakup insentif pajak, relaksasi dan restrukturisasi kredit dan perluasan modal kerja UMKM untuk menekan dampak pandemi, khususnya pada masyarakat menengah ke bawah.

 

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menjelaskan bahwa dana bantuan sudah tersalurkan sekitar 24 persen dari total dana bantuan, sedangkan target alokasi keseluruhan sebelum bulan September 2020.

 

Pembagian anggaran secara merinci dari masing-masing aspek, di antaranya adalah insentif pajak, relaksasi dan restrukturasi kredit, serta perluasan modal kerja UMKM.

Dalam aspek insentif pajak, target alokasi dengan nominal anggaran sebesar Rp. 2,4 triliun relaksasi dan restrukturisasi sebesar Rp114,06 triliun. Sementara perluasan modal kerja UMKM dengan nominal sebesar Rp7 triliun.

 

Teten menjelaskan bahwa seluruh dana bantuan UMKM disalurkan melalui perbankan, BPD, BPR, koperasi simpan pinjam dan koperasi melalui LPDB.

 

Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (Gugus Tugas Nasional) mencatat penambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 per hari ini Kamis, (16/7) totalnya menjadi 80.094 setelah ada penambahan sebanyak 1.522 orang. Kemudian untuk pasien sembuh menjadi 39.050 setelah ada penambahan sebanyak 1.414 orang. Selanjutnya untuk kasus meninggal menjadi 3.797 dengan penambahan 87.

 

Adapun akumulasi data kasus tersebut diambil dari hasil uji pemeriksaan spesimen sebanyak 24.871 pada hari sebelumnya, Selasa (14/7) dan total akumulasi yang telah diuji menjadi 1.122.339. Adapun uji pemeriksaan tersebut dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 161 laboratorium, Test Cepat Melokuler (TCM) di 115 laboratorium dan laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 301 lab.

 

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 15.491 dan jumlah yang akumulatifnya adalah 657.665. Dari pemeriksaan keseluruhan, didapatkan penambahan kasus positif per hari ini sebanyak 1.522 dan negatif 13.969 sehingga secara akumulasi menjadi positif 80.094 dan negatif 577.561..

{LP berita Tb. H. Tommy, SH}

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.