oleh

Bupati Brebes Hj.Idza Priyanti,SE.MH. Didampingi Wakil Bupati Narjo, SH.MH Melantik Pengurus Paguyuban Pedagang Seafood Pecel Lele Brebes (PPSB) Dan Meresmikan Galeri Produk UMKM Brebes di Anjungan Jawa Tengah TMII.

-HEADLINE-40193 views

Jakarta, Teropong Barat – Bupati Brebes Hj.Idza Priyanti,SE.MH. Didampingi Wakil Bupati Narjo, SH.MH Melantik Pengurus Paguyuban Pedagang Seafood Pecel Lele Brebes (PPSB) Dan Meresmikan Galeri Produk UMKM Brebes di Anjungan Jawa Tengah TMII.

Dalam acara pelantikan dihadiri oleh Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta yang diwakili oleh Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi usaha kecil dan menengah ( PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Alo, Kepala badan penghubung provinsi jawa tengah Wachju Alamsyah, SH, Walikota Jakarta Timur, Drs.H.Moh.Anwar, M.Si, Kepala suku badan persatuan bangsa dan politik, Drs.H.Dirhamul Nugraha,Kepala DPMPTSP, Drs.Ratim,MM, Kepala Dinkopumdag Drs Zaenudin, M.Si, Kepala Dinpermasdes Subagyo, SH, Kepala Satpol PP Drs.Supriyadi, M.Si, Kepala Kesbangpolinmas, Slamet Arjono, SH.MH, Kabag Perekonomian Setda Brebes, Dra.Pirula Dewi, MM, Ketua Badan Kehormatan DPRD- Provinsi DKI Jakarta Dr.H.A.Nawawi, SH.MH.M.Si, Ketua paguyuban Masigap Carto, SE.M.Si, Ketua paguyuban Remojong, H.M. Rosidi.ST.

Ketua Paguyuban Pedagang Seafood Pecel Lele Brebes Feri Zonatri dan Sekjend Selamet Prayoga, jumlah pengurus ppsb pusat 23 orang, yang hadir dalam acara tersebut berjumlah kurang lebihnya 500 orang,
Dalam sambutannya bupati brebes hj Idza Proyanti, SE.MH, menyampaikan bahwa paguyuban pedagang seefood pecel lele brebes, harus cepat dalam pelayanan, menjaga kebersihan tempat, menjaga mutu/kualitas masakan sehingga pelanggan merasa puas dan akan banyak mengundang pelanggan karena karena selalu menjaga kualitas, dalam acara tersebut bupati brebes berpesan agar selalu saling bantu, saling suport diantara anggota paguyuban pedagang seafood pecel lele brebes (ppsb) kalau hal ini tetap dijaga sehingga bisa tercipta rasa solidaritas yang tinggi dan semoga bisa sukses dalam usahanya, lancar dan berkah ujarnya.

Acara Pelantikan Paguyuban Pedagang Seafood Pecel Lele Brebes (PPSB) diadakan pada hari rabu tgl 8 juli 2020 dimulai pukul 19.00 s/d Selesai, bertempat di Anjungan Jawa Tengah Taman Mini Indonesia Indah (TMII), acara tersebut dengan Tema ” Dengan Semangat Kekeluargaan dan Gotong Royong Paguyuban Pedagang Seafood Pecel Lele Brebes Dapat Meningkatkan Keberkahan Bersama, bupati brebes Hj Idza menambahkan bahwa dengan diresmikannya ppsb bisa meningkatkan tali silaturahmi, mempermudah dalam akses informasi, dan mudah dalam mensosialisasikan program-program dari ppsb pusat, dan bisa merupakan aset kabupaten brebes sehingga bisa mempunyai ciri khas sendiri dalam usaha kuliner ini, dan sudah terbukti mampu meningkatkan perekomian dan daya beli masyarakat brebes yang semakin meningkat, juga bisa membawa nama baik brebes ditingkat nasional, karena selama ini brebes terkenal dengan telor asin, bawang merah, batik salem, sekarang dengan terbentuknya pengurus pusat ppsb yaitu wadah pedagang seafood pecel lele kabupaten brebes maupun ditingkat nasional, paguyuban (wadah) ini diharapkan kedepannya bisa solid, bisa guyub, bisa saling gotong royong, sehingga bisa sukses dalam segi ekonomi juga dapat meningkatkan keberkahan bersama,tandasnya.

Dalam acara tersebut Bupati brebes Hj.Idza Priyanti didampingi Wakil Bupati Brebes Narjo,SH.MH Meresmikan Galeri Produk UMKM Kabupaten Brebes di Anjungan Jawa Tengah TMII, bupati menambahkan ciri khas brebes yaitu bawang merah, telor asin, batik salem sudah dikenal oleh masyarakat indonesia, khususnya orang yang pernah berkunjung atau melintas didaerah pantura, menurut bupati didaerah brebes juga telah dibangun kawasan industri, ada 6 kecamatan yang sudah dijadikan kawasan industri, antara lain, kecamatan losari, tanjung, bulakamba, kersana, ketanggungan dan kecamatan wanasari dan pembangunan kawasan industri ini berdampak sangat positif karena menyerap tenaga kerja lokal (masyarakat brebes) dan pembangunan kimpraswil yang dibantu oleh pemerintah pusat dengan anggaran sebesar 13 triliun, saya sangat bersyukur dan mengucapkan terimakasih kepada bapak presiden Ir.H.Joko Widodo yang telah memberikan kebijakan yang manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat brebes, sehingga cita-cita dan keinginan masyarakat brebes menuju masyarakat yang gemah ripah loh jinawai ayem tentrem kerto rahajo atau menuju masyarakat yang baldatun toyibatun warobun gafuur. Disampaikan juga untuk wilayah brebes dalam menghadapi pandemi covid-19 ini, alhamdulillah masyarakat brebes selalu mengikuti protol kesehatan dari pemerintah dan hasilnya brebes yang tadinya zona kuning dan juga pernah dinyatakan daerah kuning tapi sekarang dinyatakan oleh pemprov jawa tengah brebes zona hijau.

Feri Zonatri dalam sambutannya menyampaikan bahwa paguyuban pedagang seafood pecel lele brebes ini sebagai ajang silaturahmi dan sebagai ajang informasi serta wadah untuk mensosialisasikan program-program dari pengurus ppsb pusat, dan pedagang seafood pecel lele brebes yang ada dijabodetabek 70 % dari brebes bahkan hampir diseluruh indonesia pedagang seafood pecel lele nya dari brebes jadi malam ini saya buka tabir yang sebenarnya bahwa pedagang seafood pecel lele ini 70 % dari brebes bukan dari dari daerah lainnya, kita siap berkompetisi dalam segi kualitas masakan, kebersihan yang selalu dijaga dan kecepatan dalam pelayanan karena ini akan berpengaruh dalam jumlah pembeli atau pelanggan.

Alhamdulillah malam ini pengurus pusat paguyuban pedagang seafood pecel lele brebes telah terbentuk dan ini sekupnya nasional dan barusan kita saksikan bersama yang melantik dan meresmikan ppsb ini langsung bupati brebes hj Idza Priyanti, SE.MH yang didampingi oleh wakil bupati brebes Narjo, SH.NH dan dihadiri oleh pejabat dari kota administrasi Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan para pejabat dari Pemprov DKI Jakarta, dan dari para pejabat pemda kabupaten brebes, semoga kedepan paguyuban pedagang seafood pecel lele brebes ini lebih teroganisir dengan baik dan semakin maju sehingga bisa memberikan kontribusi untuk kabupaten brebes dan bisa memberikan kontribusi untuk bangsa dan negara, ditambahkan oleh Narto pengusaha seafood pecel lele telah berdiri sejak tahun 1975 awal dan pendirinya 3 orang yang berasal dari desa bulakparen dan sekarang sudah sangat dikenal seafood pecel lele brebes, ini menjadi ciri khas masyarakat brebes, menurut Narto yang sekarang masih menjabat sebagai kepala desa/ lurah bulakparen dan juga pengusaha seafood pecel lele 68 ini punya 5 lokasi yang tersebar di wilayah jabodetabek dengan jumlah karyawan 30 orang dan omset setiap harinya kurang lebih 20 juta, hal ini perlu untuk dijadikan contoh bahwa dengan keuletan, kesabaran, keberanian disertai dengan ibadah dan doa yang terus menerus sehingga buahnya keberhasilan yang barokah tandasnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.