oleh

Diduga Ilegal Polres Bantaeng Sita Ratusan Sak Pupuk Bersubsidi

Bantaeng, TeropongBarat.com – Ratusan sak pupuk bersubsidi disita oleh Unit Pidana Khusus Sat Reskrim Polres Bantaeng.

Pupuk yang disita ini berasal dari tiga penjual pupuk yang diduga bukan pengecer asli alias ilegal.

Sebanyak 25 sak pupuk bersubsidi dengan berbagai jenis diamankan di Polres Bantaeng terdiri atas 23 sak pupuk urea, dan 2 sak pupuk Phonska.

Sedangkan ratusan pupuk lainnya diamankan di gudang penjual yang diduga Ilegal itu.

“Diamankan di polres 1 mobil pickup sebanyak 23 urea dan 2 Phonska. Sisanya disimpan di tempat penjual yang diduga Ilegal dengan memberikan garis polisi atau Police Line,” kata Paur Humas Polres Bantaeng, Aipda Sandri, S.IK., saat ditemui jurnalis TeropongBarat.com, Senin, (3/8/2020).

Penyitaan berawal dari informasi bahwa terjadi kelangkaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Bantaeng, sehingga Polres Bantaeng bergerak untuk melakukan pengecekan.

Pengecekan dilakukan untuk memastikan tidak terjadinya pelanggaran yang dilakukan pengecer dan menyasar para penjual-penjual yang tidak mempunyai izin atau ilegal.

“Berdasarkan adanya informasi kelangkaan pupuk sehingga pihak Polres Bantaeng bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan langsung ke bawah,” jelasnya.

Dari pengecekan yang dilakukan terdapat tiga penjual yang tidak mempunyai izin resmi untuk menjual pupuk bersubsidi atau ilegal.

Sehingga, pupuk bersubsidi yang dimiliki penjual diduga Ilegal itu semuanya disita.

“Untuk sementara ini masih dalam proses penyelidikan, informasi perkembangan kasusnya akan kami berikan nanti,” tuturnya..

{Dg Silele,/Tom}

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.