oleh

ENVIRONMENTAL CLASS #3 LONGLIFE WITHOUT PLASTIC

 

TEROPONG BARAT | Bumi semakin tua dan jumlah manusia semakin bertambah. Seiring bertambah nya usia bumi justru membuat manusia lengah untuk menjaga kelestarian nya. Manusia sampai lupa bahwa ia adalah pewaris tunggal yang akan menyerahkan keutuhan bumi ini ke anak cucu nya. Melihat bukit menjulang tinggi di kejauhan ternyata bukit tersebut bukit sampah yang sedikit lagi akan meledak. Kali ini Indonesia Millenial Of Change (IMC) kembali melangsungkan Environmentall Class #3 bersama Aulia Nurul Ramadhani merupakan bagian dari Seasolider Medan. Kegiatan ini diadakan oleh Founder Indonesian Millenial of Change (IMC) berkolaborasi dengan Pepelingasih Aceh. Program ini diinisiasi oleh Founder IMC sebagai bentuk Aksi nya sebagai Finalis Duta Pepelengasih Aceh. Environmental Class kali ini mengangkat tema “Longlife Without Plastic”. Kegiatan nya berlangsung via Google Meet pada pukul 16.30 WIB dengan jumlah partisipan 37 orang. Rabu (22/07/2020)

Kondisi lingkungan saat ini sudah pada tahap yang memprihatinkan. Sebagai Millennial kita semua harus membuka mata untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan kita. “Kelestarian lingkungan itu sudah menjadi tugas bersama bukan tugas pemerintah saja atau pegiat lingkungan saja, tidak perlu menyalahkan siapapun pada situasi ini, Kita harus berkolaborasi untuk mewujudkan Indonesia Bebas Sampah”. *tuturnya

Dalam paparan nya Aulia menyampaikan bahwa pola hidup sampah harus diterapkan. “Sebisa mungkin sampah kamu tidak keluar dari area kamu”. Upaya yang bisa kita lakukan saat ini ialah kesadaran penuh akan pentingnya menjaga lingkungan dan edukasi orang terdekat. Upaya lainnya sebisa mungkin kita mengurangi sampah plastik dalam kehidupan sehari-hari. Kita harus berpikir bagaimana caranya agar sampah yang kita hasilkan tidak sampai ke TPA. Kuncinya kita harus mengkonsumsi sesuatu yang menghasilkan sampah berdasarkan kebutuhan saja bukan keinginan semata.

Diakhir sesi diskusi tersebut pemateri menyampaikan bahwa bagaimana upaya kita untuk mengedukasi orang disekitar kita tentang sampah plastik :
1. Coba untuk membangun komunikasi dan bertanya sejauh mana kepentingan nya untuk menggunakan plastik
2. Mengamati pola hidup mereka
3. Punya kemampuan sosialisasi yang baik. Tidak menjudge atau ber-intonasi menyalahkan
4. Melakukan pendekatan dengan stakeholder nya. Point-point ini berperan penting agar edukasi kita di dengar dan diterapkan

Moderator menyampaikan kesimpulan acara dengan mengatakan “Longlife Without Plastic bermakna Bumi bisa hidup lebih lama dengan kelestarian nya tanpa plastik. Cobalah untuk menerapkan gaya hidup bebas sampah sebagai bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan. Mulai lah dari membawa tumbler dan bekal makanan saat bepergian atau tidak menggunakan sedotan plastik dalam membeli minuman. Jika 100.000 orang di Indonesia melakukan hal yang sama secara bersamaan maka Indonesia akan siap menyongsong kemajuan SDGS 30. *tutupnya (RED)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.