oleh

Formas Lhokseumawe Mempertanyakan Perkembangan Terkait Dugaan Temuan Mark Up Km Tailana Oleh Tim Pansus DPRK Aceh Singkil

ACEH SEINGKIL, TEROPONG BARAT | DPRK Aceh Singkil diminta untuk membentuk Tim Pansus penanganan dugaan pengelembungan anggaran pengadaan kapal KM Tailana Tahun Anggaran 2019.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Yulihardin selaku Ketua Pansus I DPRK Aceh Singkil untuk mengusut pengadaan kapal KM Tailana dengan anggaran 4,5 miliar, yang diduga di Mark Up.

“Kita meminta agar segera dibentuk Tim Pansus, karena kita menduga pengadaan Kapal cepat KM Tailana tahun anggaran 2019 mark up,” katanya, Rabu (27/5/2020) Lalu.

Dalam hal Mahasiswa mempertanyakan sampai mana sudah perkembangan dugaan mark up Terhadap km tailana. Karna sampai Sekrang ini belum ada penjelasan Terkait temuan pansus Dprk tersebut.

temuan itu pun Serontak menjadi perhatian publik, masyarakat dan sejumlah kalangan Mahasiswa, meminta proses pengadaannya diusut tuntas dan dibawa ke ranah hukum supaya bisa membuktikan apakah hal tersebut benar-benar kerugian negara atau tidak
Jangan sampai isu yang sudah di konsumsi ini membuat masyarakat pesimis Dan merasa tidak ada penanganan yang jelas.

Rahmad manik selaku Humas FORMAS Lhokseumawe mengatakan Terkait Dugaan temuan pengelembungan anggaran Oleh Tim pansus, DPRK aceh singkil harus komitmen untuk menyelesaikannya apakah temuan itu betul Mark up Sehingga menimbulkan kerugian negara atau tidak.

Rahmad juga menambahkan kami mendesak kepada DPRK Aceh singkil agar segera memberikan keterangan ke publik Terkait perkembangan temuan pansus Dprk Aceh Singkil supaya masyarakat bisa mengetahui apakah temuan itu benar-benar mark up atau tidak

Kami dari kalangan mahasiswa berharap agar DPRK Aceh singkil tetap konsisten menjalankan fungsi pengawasannya sebagai wakil rakyat. (SR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.