oleh

Karimun Usman: Anggota DPRA Dapat Mengoreksi Hasil Keputusan Paripurna Menolak Proyek Multiyears “ini Penjelasan nya”

 

H.Karimun Usman Dewan Pertimbangan PDIP Prov Aceh.

Banda Aceh|Teropong Barat.Com Karimun Usman selaku Dewan Pertimbangan PDIP Prov Aceh Menyampaikan Bahwasanya Pemerintah Aceh Dengan Rencana 12 Ruas Jalan Proyek Multiyer Sangat Positif.

Karimun Usman Menilai kenapa Proyek Ini harus dilaksanakan sekarang ?
Satu karena Pemerintah Aceh Tidak Punya anggaran yang cukup sampai Rp 2, 7 Triliun , Bila Pemerintah membangun secara serentak ke 12 Ruas jalan dalam Satu Tahun Anggaran Kamis (29/7/20)

Kedua Secara Teknis Tak mungkin Uang 2,7 T dihabiskan Dalam satu Tahun dengan 12 Ruas jalann Tersebut .

Ketiga Mengingat kondisi cuaca di Aceh yang tidak stabil dalam setahun ada Musim Hujan dan lainnya. Sehingga mengganggu Pelaksanaan dilapangan kata karimun.
Jadi Perencanaan pembangunan Pemerintah aceh saat ini Sudah di lihat dari segala kemungkinan tentunya.

Keempat kata Karimun Kalau Rp 2,7 T dibagi 12 Ruas Sama dengan = Rp 210 M tiap Ruas jika di Bagi 10 bulan , makan mendapatkan rata-,rata Rp 21 M Per Bulan sehingga Satu hari harus menyerap dana pembangunan 21 M bagi 30 Hari = RP 7.000.000.000 / Hari apa mungkin terserap ??

Ke Lima lanjut Karimun Lokasi Proyek banyak di daerah Terpencil , Ruang yang sempit , Tak mungkin dikerjakan Oleh Banyak Pemborong / Pelaksana , Sementara Jalan ini Sangat dibutuhkan Oleh masyarakat Penduduk setempat dan juga Masyarakat luar yang akan datang Dalam rangka Pemberdayaan Ekonomi masyarakat di Setiap Kabupaten / Kota. Oleh karena itu Saya berharap Anggota Terhormat DPRA dapat Mengoreksi Hasil Keputusan Paripurna menolak Proyek-proyek Multiyears Tersebut ,

Demi memberikan Harapan dan Semangat bagi Konstuen / Pemilih Saudara yang di Pedesaan dan di kampung halaman Karimun Usman , Juga sebagai Dewan Pertimbangan Kadin Aceh , Menyarankan kepada Pemeritah Daerah Dalam Pelaksanaan Tender ke 12 Ruas Jalan tersebut HARUS DILAKUKAN PRAKUALIFIKASI PERUSAHAAN-PERUSAHAAN YANG IKUT TENDER . Dan ini bentuknya Tender Terbatas Yang tidak Melanggar UU Jasa Konstruksi . Karimun mencontohkan, ( Proyek Waduk Geureto Dan Waduk Rukoh Itu Tender Terbatas dan Multiyears dilakukan ).
Seperti awal saya katakan Dalam ruuang Yang Sempit Tak mungkin dikerjakan Banyak Pelaksana.

Maka dengan Proses Prakualivikasi Akan tersaring Pelaksana yang Tangguh, Bonavit, Baik Dari Segi Finansial , Alat Berat yang Ada , Tenaga Teknis Yang memadai dan Pengalaman dari Hasil-Hasil Pekerjaan Masa lalu, dan Karimun menganjurkan Kepada Rekanan- Rekanan Dapat melakuan Join Operasional ( JO ) Dan jangan di ikutkan Perusaan BUMN tegasnya. Untuk Mencapai Aceh Hebat Usaha-Usaha Plt Sdr. Nova Irianyah dengan Anggota Yth DPRA 2014-2019 Patut kita Apraisiasi , Kerena dengan kekurangan Dana Tahunan , Maka untuk Membantu Masyarakat Terpencil Sangatlah Tepat Dengan Pekerjaan-pekerjaan Multiyears !

Tambah Karena di Tahun 2021 & 2022 Para Pelaksanaan Proyek Tak Lagi Menunggu-nunggu Pengesahan Anggaran APBD , dan dapat terus Berjalan Pekerjaannya.

Karimun meneringkan bahwa Proyek Ini adalah Yang di cita-citakan kan Oleh Pendahulu Pimpinan Aceh , Bpk Prof Majid Ibrahim , Prof Ibrahim Hasan , Prof Syamsuddi Mahmud Dan Ir Abdullah Puteh dgn Nama program Jalan Jaring Laba laba !!

Disilah harapan saya Peran Anggota
DPRA Yth dalam pengawasan kedepan sesuai Tiga Fungsi DPR . Karimun Menilai Baik Pemerintah Aceh , Maupun DPRA , semua Bekerja Untuk mensejahterakan Rakyatnya , Maka jangan ada yang SUOZON Proyek ini Akan Memperkaya seseorang tegas karimun.

Sekali Lagi Karimun Sebagai Dewan Pertimbangan PDIP Aceh Menghormati Para Pimpinan Daerah Kabupaten – Kota dan Adek2 Mahasiswa yang dengan jernih melihat Fungsi Ke 12 Ruas jalan semua untuk kepentingan Masyarakat bukan kepentingan segelintir Orang maka pantas harus Mendukung Gagasan PLT Gubenur Dengan Proyek Multiyears ini .

Dan saya Berharap Mentri Dalam Negeri Jendral Pol Dr Tito Karnafian memberi Perhatian khusus Untuk Aceh , Ini untuk menipis Sangkaan Masyarakat Bahwa Aceh selalu di Tipu dan Tidak mendapat Perhatian Pemerintah Pusat.

Kepada Pihak Keamanan Kapolda , Panglima, serta Kejaksaan , dapat Memantau dalam pelaksaan Proyek Yang Triliunan sesuai Fungsinya tutup Karimun.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.