oleh

Ketua Gugus Tugas Tinjau Kesiapan Balai Jasa Kontruksi IV di Surabaya

Surabaya-TeropongBarat.com.-Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (Gugus Tugas Nasional) Doni Monardo bersama Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan  Kebudayaan(Menko PMK) meninjau kesiapan Kantor Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya, sebagai salah satu dukungan terhadap percepatan penanganan COVID-19 di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, (17/7).

 

Balai yang berada bawah kendali Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR tersebut kemudian akan dijadikan sebagai tempat isolasi, karantina dan pemulihan bagi suspek Covid-19.

 

Adapun fasilitas yang ada di balai tersebut meliputi 40 kamar dilengkapi dengan tempat tidur, meja, kursi, lemari, televisi, kamar mandi dalam dan lapangan terbuka untuk olahraga. Untuk 20 kamar yang berada di atas dilengkapi dengan exhaust, sedangkan fasilitas air conditioner (AC) dipasang pada 20 kamar di bagian bawah.

 

Selanjutnya untuk kapasitas, satu kamar dapat memuat hingga tiga orang. Akan tetapi sementara akan difungsikan untuk 2 orang.

Menurut Doni, fasilitas yang telah disiapkan sudah memenuhi kriteria yang diperlukan untuk penanganan COVID-19.

 

Doni Monardo dengan tegas mengatakan, bahwa Covid-19 bukan sebuah rekayasa atau konspirasi yang dibuat oleh pihak-pihak tertentu.

Hal itu disampaikan Doni ketika memberi arahan dalam Rapat Koordinasi bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Daerah Provinsi Jawa Timur.

 

Doni perlu menegaskan mengenai hal itu karena masih ada pihak-pihak yang menganggap Covid-19 ini rekayasa. Menurutnya, pemahaman itu tidak bisa dibiarkan. Menurut data global, setengah juta jiwa telah menjadi korban.

 

Di sisi lain, pemahaman masyarakat yang masih menganggap COVID-19 merupakan konspirasi juga dapat mempengaruhi tingkat kepercayaan publik kepada upaya yang dilakukan oleh pemerintah. Sehingga tingkat kepedulian dan kedisiplinan masyarakat menurun dan dapat menjadi ancaman peningkatan angka kasus.

 

Oleh sebab itu, Doni mengimbau agar seluruh komponen pemangku kebijakan di daerah, khususnya wilayah Provinsi Jawa Timur dapat memberikan narasi yang benar dan utuh kepada masyarakat tentang penyebaran wabah cpandemi Covid-19..

(H.Tommy.SH/Abd.Rohman)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.