oleh

KKN UNSYIAH Bantu Meningkatkan Kesadaran Dan Ketahanan Masyarakat Dalam Mencegah Wabah COVID-19

BENER MERIAH, TEROPONG BARAT | Kegiatan KKN Tematik COVID-19 ini dilakukan untuk membantu masyarakata dalam mencegah wabah COVID-19. KKN ini dilaksanakan oleh kelompok 419 yang terdiri dari lima anggota dan dilakukan didesa masing-masing, yaitu Desa Simpang Layang, Desa Bukit Mulie, Desa Tunyang, Desa Lampahan Barat, dan Desa Gegur Sepakat, Kabupaten Bener Meriah. Berbeda dengan KKN Reguler yang diadakan tahun biasanya. KKN Tematik dalam skema Covid-19 ini dilakukan secara daring dan dilakukan didesa masing-masing peserta KKN. Kegiatan KKN Tematik dimulai pada tanggal 15 Mei 2020 sampai pada tanggal 20 Juni 2020.

Sejak terjadinya pandemi Covid-19, pemerintah telah menganjurkan untuk melakukan kegiatan pemutusan penyebaran virus corona pada setiap wilayah di Indonesia. Pemerintah juga selalu mengingatkan kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan, memakai masker, dan sering-sering untuk mencuci tangan.

Kemudian Berbagai kebijakan telah dikeluarkan oleh pemerintah, mulai dari sosial distancing, PSBB, dan akhir-akhir ini pemerintah Indonesia juga akan mengeluarkan kebijakan new normal.

Mengikuti Kebijakan dan anjuran tersebut mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unsiyah Kelompok 419 melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan beberapa program yang terdiri dari program utama, program pendukung, dan program tambahan. Kegiatan program utama terdiri dari penyemprotan desinfektan, pembagian Hand Sanitizer, penjagaan posko COVID-19. Program pendukung terdiri dari Pembuatan vidio enam langkah cuci tangan, pembagian minuman jamu, membuat video edukasi mengenai tanaman obat keluarga (TOGA), pembuatan vidio edukasi tentang pencegahan COVID, dan menanam ketahan pangan dan TOGA. Program tambahan terdiri dari pembagian masker, dan sticker. Selain itu peserta KKN Tematik COVID-19 juga melakukan kegiatan pembersihan sarana dan prasarana desa.

Sarmalinasih salah satu anggota KKN Tematik dari Prodi Biologi Fakultas MIPA, mengatakan walaupun kegiatan KKN ini dilakukan didesa masing-masing dan dalam kondisi Covid-19. Kami tetap menjalankan KKN ini dengan semangat untuk mengabdi kepada masyarakat sesuai Tri Darma Mahasiswa. Juga demikian keuntungan dalam menjalakan KKN dengan Kondisi Covid-19, biaya yang kami keluarkan tidak terlalu banyak hanya untuk menjalankan program yang sudah kami rencankan. Berbeda dengan KKN Reguler, diharuskan untuk sewa kos, uang makan sehari-hari dll.

Memang dalam menjalankan KKN dengan Skema Covid-19 ini kami mengalami beberapa kesulitan dalam menjalankan program KKN, salah satunya dilakukan secara mandiri dimana tidak ada teman kelompok yang mendampingi menjalankan program KKN,.’’ tutup lina.’’

Dengan adanya KKN Tematik COVID-19 ini semoga dapat membantu masyarakat, terutama dalam hal mematuhi aturan-aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah terkait protokol COVID-19, serta kami berharap dengan adanya KKN ini dapat juga membantu aparatur desa dalam menjalankan program pada saat kondisi COVID-19 ini. Karena sebelum melaksanakan KKN ini banyak masyarakat yang belum mengetahui informasi/pengumuman yang dikeluarkan oleh pemerintah terkait protokol COVID-19, namun dengan adanya KKN tematik COVID-19 ini dapat menjadi penyalur berbagai sumber informasi bagi masyarakat. (FR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.