oleh

Memulai Usaha Ekonomi Produktif Percontohan, Karang Taruna Sawahlunto Ingin Ubah Pola Pikir Generasi Muda

Teropong Barat, Sawahlunto, 24 Juni 2020 |  Kepengurusan Karang Taruna Kota Sawahlunto yang sudah berjalan 4 bulan pasca pengukuhan februari 2020 lalu terus melaju dalam membangun program kerja organisasinya. Upaya menginventarisir persoalan-persoalan yang dihadapi karang taruna desa/kelurahan dilakukan sebagai langkah awal mencari formula untuk menumbuhkan kegiatan kewirausahaan organisasi. Salah satu kegiatan yang akan digiatkan adalah membentuk kelompok Usaha Ekonomi Produktif (UEP).

Disampaikan Ketua Karang taruna Sawahlunto Andri Maha Putra, Karang Taruna ini merupakan salah satu potensi sumber kesejahteraan sosial (PSKS) bagi Pemerintah dalam penyelenggaraan UU No.11/2009 tentang kesejahteraan sosial. Sebagai PSKS, tujuan karang taruna diantaranya mengembangkan jiwa dan semangat kewirausahaan sosial generasi muda menuju kemandirian dalam upaya meningkatkan kesejahteraan sosial. Upaya mengimplementasikan amanat permensos 25/2019, Karang taruna kota Sawahlunto terus melaju untuk mengembangkan inovasi dan ide-ide berwirausaha anggotanya dengan menciptakan gerakan 1 Karang taruna Desa/Kelurahan 1 Usaha Ekonomi Produktif (UEP).

Program dan kegitan UEP Karang taruna ini lahir bukan tanpa sebab, selama ini di masyarakat tak bisa kita pungkiri bahwa karang taruna hanya selalu hadir dan dilibatkan ketika HUT RI dan kegiatan-kegiatan seremonial hari besar lainnya. Terkadang banyak juga karang taruna harus turun ke jalan untuk meminta sumbangan pelaksanaan hari-hari besar tersebut. Untuk mengubah pola pikir dan pola gerak yang selalu muncul itu, maka karang taruna kota Sawahlunto memulai dari lembaganya sendiri terlebih dahulu dengan membuat UEP Percontohan budidaya ikan nila dengan bekerjasama memanfaatkan lahan kurang produktif masyarakat di Desa Pasar Kubang.

UEP budidaya ikan nila di kolam masyarakat ini dipelopori oleh seluruh pengurus karang taruna kota sawahlunto dan telah disepakati dalam pleno kepengurusan. Lebih lanjut dijelaskan Andri yang didampingi oleh Fajar Bratama wakil ketua kewirausahaan dan kesejahteraan sosial Karang Taruna Sawahlunto, melalui relasi sosial yang ada di lingkup masyarakat maupun pemerintah dan memanfaatkan sumber potensi serta sumberdaya seadanya karang taruna secara swadaya bersama menjalankan UEP tersebut. Diawali dari bantuan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian Perikanan kota Sawahlunto melalui balai benih ikan, UEP Karang taruna kota diberi bibit ikan nila. Atas motivasi seluruh pengurus maka muncul ide mandiri dan berinovasi dalam melaksanakan UEP ini lebih baik lagi sebagai dasar percontohan untuk memotivasi karang taruna desa/kelurahan yang ada di Sawahlunto.

Keberadaan UEP UEP Percontohan ini nantinya dapat merangsang seluruh pengurus karang taruna desa/kelurahan agar mampu mengubah cara berpikir pragmatis generasi muda karang taruna menjadi berpikir progressif inovatif sehingga bisa menciptakan lapangan kerja sesuai potensi sumber daya kearifan lokal yang nantinya dapat mengatasi permasalahan kesejahteraan sosial ditempatnya. Dengan tumbuh dan berkembangnya UEP-UEP Karang taruna tentunya akan berdampak positif pada kemandirian keuangan organisasi.

Menurut Andri saat didampingi oleh Boroy dan Yance Dumupa yang merupakan sekretaris dan humas karang taruna ketika mengunjungi UEP memberi pakan ikan nila, pilihan karang taruna saat ini menggerakkan UEP pada sektor pertanian terpadu yang meliputi pertanian, perikanan dan ketahanan pangan adalah hal yang realistis dilakukan di sawahlunto mengingat potensi alam sawahlunto masih banyak lahan-lahan tidur yang bisa dibuat lebih produktif. Oleh karenanya meningkatkan intensitas komunikasi dengan OPD-OPD teknis yang ada di Sawahlunto sangat penting artinya dalam menunjang keberlansungan UEP Karang taruna kedepan. Disamping itu peran kepala desa maupun lurah sebagai pembina umum karang taruna juga berpengaruh dalam memberdayakan karang taruna desa/kelurahannya agar mampu berdiri dan maju melalui penguatan program kewirausahaan sehingga menunjang percepatan pembangunan ekonomi kerakyatan pemerintah kota sawahlunto. (RD)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.