oleh

Paska perbaikan jalan Nggurah Ketambe Agara H ke 3, Antrian Mopen Akibat Tanjakan Licinnya Jalan Damtruk Tak Mampu Menaikinya

WhatsApp Image 2020-07-14 at 22.39.50
WhatsApp Image 2020-07-14 at 16.58.13(1)
WhatsApp Image 2020-07-14 at 22.39.41
WhatsApp Image 2020-07-14 at 22.39.45
WhatsApp Image 2020-07-14 at 22.39.46

 

Kotacane, Teropong Barat Com |  Paska pembersihan Jalan Tanjakan Nggurah Ketambe Aceh Tenggara, Hari ke tiga Selasa,(14/7)2020, terlihat beberapa Mobil Truk Besar tak mampu meneruskan tanjakan jalan malaikal maut Silayar Kotacane.Demikian liputan Media ini selasa (14/7)2020.di Nggurah Ketambe Agara.

Salah satu pengendara dari gayo lues Pak Win, katakan sedih melihat kondisi jalan nggurah tanjakan penyempitan jalan sangat memperhatinkan warga pengguna jalan Agara-gayo lues ini yang sangat di butuhkan lintas sumatra dan Aceh, katanya serta meminta kepada Plt gubernur Aceh dapat mersespon kesulitan warga dua kabupaten ini yakni menopang perekonmian warga di dua kabupaten tersebut pungkasnya.

Selanjutnya ,Beliau juga berharap kepada pihak Tngl agar tidak mempersulit kepentingan umum jalan Nggurah ketambe Aceh Tenggara ini,jelasnya.

Salah satu aktivis lsm Agara Green Montain, Sadikin Sh, apa di usulkan kan putra perbaik Aceh Tenggara Haji
M.Salim Selian,MM.di rapat dengar pendapat di Dpri dan pihak menteri kehutanan lingkungan hidup pusat, sangat di dukung antusias Warga Aceh Tenggara dan Gayo lues yakni perhatian jalan lintas dan pelebarannya sesuai jalan ise ise Takengon Aceh Tengah, serta perbaikan ekonomi warga di kaki gunung setempat dan mengadakan tanaman keras seperti, durian,Manggis dan jengkol, pete dan platihan petani aren oleh pihak terkait itu.

Sementara itu untuk antisipasi jalan licin tegas aktivis lsm ini agar pihak terkait dapat menseterilkan jalan dan menstanbilkan alat berat sebelum korban jatuh katanya,kepada media ini .

Liputan Media ini selasa malam(14/7)2020. Terlihat tiga unit mobil di tanjakan Nggurah ketambe Agara tidak mampu menaiki tanjakan jalan licin Nggurah tinggi licin dan tanjakan sehingga mereka pasrah tidur di tengah hutan dan begitu juga 2 unit mobil Minyak tangki tidak berani melanjutkan perjalanan ke kabupaten Gayo lues berhubung posisi jalan sempit berlumpur di hampiri mobil Damtruk tak sanggub menaiki jalan itu.

Selanjutnya di lokasi Ketambe terlihat alat berat nongkrong namun tidak ada tanda -tanda inisiatip regu pertolongan ala malaikat .(sadikin).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.