oleh

Pemkab Aceh Selatan Seperti Lelaki Tembakau, Persoalan PT Asdal Tak Kunjung Selesai

 

Tapaktuan, TEROPONG BARAT  | Menjelang dua tahun masa pemerintahan Kabupaten Aceh Selatan di bawah kepemimpinan (Alm. Azwir, S.Sos – Tgk. Amran) Azam, yang saat ini pucuk kepemimpinan berada di tangan Plt Bupati Aceh Selatan Tgk. Amran, nampaknya untuk mengwujudkan Aceh Selatan Hebat masih jauh dari harapan masyarakat.

Persoalan PT Asdal Prima Lestari (APL) mengenai tapal batas hingga saat ini belum ada titik penyelesaian yang jelas. Sabtu, (30/4/2020).

Hal tersebut sebagaimana di sampaikan oleh salah seorang Mahasiswa Trumon Timur, Supriadi bahwa penyelesaian konflik tanah warga dengan PT Asdal belum ada respon dan keseriusan dari Dinas terkait maupun Plt Bupati Aceh Selatan.

“Sangat di sayangkan khususnya masyarakat Trumon Timur termakan janji-janji kampanye pemerintah saat ini,” Ucapnya.

“Pemkab Aceh Selatan bagaikan Lelaki Tembakau, disaat pagi hari tidak tau mau berbuat apa ‘Lage Sigam Bakoeng’. Dimana tanggungjawab pemerintah? terhadap keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”, Tegur Supriadi.

Seharusnya sesegera mungkin memberikan solusi yang tepat supaya mengurangi potensi kriminalisasi terhadap masyarakat yang tanahnya di serobot oleh PT Asdal Prima Lestari. Jangan membiarkan konflik tersebut berlalu begitu saja tanpa ada usaha dari pemerintah daerah setempat.

“Kita mendorong Pemerintah Aceh Selatan agar penyelesaian konflik ini betul-betul di selesaikan, dan masyarakat bisa mendapatkan hak mereka yang seharusnya tanah tersebut milik pribadi mereka,” lanjutnya.

Dalam hal itu pula, Supriadi menawarkan solusi kepada pemerintah di antara lain:
Pertama, penyelesaian sengketa lahan dikerjakan secara komprehensif dan jangan ditunda agar tidak menjadi konflik yang berkepanjangan.

Kedua, penanganan sengketa lahan harus menggunakan formula pendekatan hukum “win-win solution”, sehingga negara tidak dirugikan dan rakyat mendapat keadilan dan kesejahteraan.

Ketiga, pembentukan tim terpadu diantaranya melibatkan DPRK Aceh Selatan, Dinas Terkait, Bupati Aceh Selatan, Pihak keamanan, Direktur PT. Asdal, Warga Trumon Timur, dan yang bersangkutan lainnya

Keempat, monitoring dan evaluasi tim terpadu itu guna mengetahui sejauh mana penyelesaian kasus tersebut.

Semoga persoalan tapal batas di atas dengan secepatnya terselesaikan, dan label Aceh Selatan Hebat Pemerintah Azam saat ini bukan slogan manis di mulut saja. Tutup, Supriadi. (TB)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.