oleh

Pengurus Karang Taruna Kabupaten Bener Meriah, Meminta kepada Tgk. H. Syarkawi Untuk Mempertimbangkan Kembali Statement Tentang Pengunduran Diri

 

BENER MERIAH, TEROPONG BARAT – Pengurus Karang Taruna Kabupaten Bener Meriah, Meminta kepada Tgk. H. Syarkawi selaku Bupati Bener Meriah untuk mempertimbangkan Kembali statement tentang Pengunduran diri Beliau dengan Matang.

Ruhdi,SE Sekretaris Karang Taruna Kabupaten Bener Meriah, yang sekaligus Cicit dari Almarhum Pejuang Panglima Aman Dimod ini juga menyampaikan kepada Media, Ia Menyatakan bahwa agar Bupati Bener Meriah mempertimbangkan kembali keputusan untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Bupati Bener Meriah karena saat ini bener meriah masih berperoses menuju sebuah perubahan untuk lebih baik. Ungkapnya

Lanjutnya, Mengenai sakit yang di derita oleh Tgk. H. Syarkawi atau yang sering di sapa Abuya, kami yakin bahwa tidak ada penyakit yang tidak ada obatnya, dengan seiring rutinnya berobat semoga bisa di berikan kesembuhan kepada Bupati kita Tkg. H. Syarkawi,

Ia juga menambahkan saat ini banyak Oknum yang sangat senang jika beliau mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Bupati Bener Meriah ini, saya tidak tahu alasannya mengapa bisa mereka sangat mendukung pengunduran diri Bupati Bener Meriah ini.

Mengenai beban Pekerjaan, Banyak Oknum Kepala Dinas, Badan dan Kantor yang saat ini tidak begitu Serius dan Setengah Hati dalam Menjalankan Roda Kepemerintahan saat ini, jika perlu di Perbaharui, Namun itu terpulang kepada beliau sebagai pemimpin di daerah ini kedepan kita berharap untuk lebih baik lagi. ungkapnya

Sekali lagi kami atas nama Pengurus Karang Taruna Kabupaten Bener Meriah berharap agar Tgk. H. Syarkawi selaku Bupati Bener Meriah bisa benar-bener untuk mempertimbangkan kembali keputusan Pengunduran dirinya sebagai Bupati Bener Meriah ini Demi Kemaslahatan Umat / Masyarakat Bener Meriah Tercinta ini.
Tutupnya, Ruhdi SE Sekretaris Karang Taruna Kabupaten Bener Meriah. (YD)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.