oleh

Petugas Lapas Sragen Gagalkan Penyelundupan Obat Terlarang

SEMARANG, Teropong Barat.com-Petugas pengamanan pintu utama Lapas Kelas IIA Sragen Jawa Tengah berhasil menggagalkan penyeludupan obat-obatan diduga jenis psikotropika yang diseludupkan melalui barang kiriman untuk salah satu narapidana yang ada di dalam Lapas tersebut. Obat-obatan jenis pil tersebut digagalkan oleh petugas saat melakukan penggeledahan barang titipan yang dibawa dari luar Lapas, sabtu (25/7/2020).

Kepala Lapas Kelas II A Sragen Purwoko kepada media ini membenarkan ada upaya penyeludupan obat-obatan terlarang ke dalam Lapas, “benar pada hari ini Sabtu tanggal 25 Juli 2020 sekitar Pukul 11.05 WIB Petugas Penggeledahan barang Lapas Sragen berhasil menggagalkan upaya penyelundupan obat-obatan terlarang ke dalam Lapas”,ujarnya.

Purwoko menjelaskan penggagalan penyelundupan obat-obatan tersebut berawal saat petugas sedang melaksanakan penggeledahan barang (paketan makanan) untuk WBP berinisial HC, kemudian petugas mencurigai adanya benda di dalam bungkusan kerupuk kulit. Saat dibuka ternyata terdapat obat terlarang di dalamnya, tambah Purwoko yang baru 2 bulan bertugas sebagai Kalapas Sragen.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah Priyadi melalui Kepala Divisi Pemasyarakatan Meurah Budiman mengakui adanya laporan dari Kalapas Sragen tentang adanya upaya penyeludupan barang terlarang berupa obat-obatan yang diduga dikirim untuk narapidana di dalam Lapas Sragen.

“Benar petugas kita berhasil menggagalkan masuknya obat terlarang jenis pil Alprazolam dan Riklona yang diseludupkan dalam bungkusan kerupuk kulit” ucap Kadivpas.

Ditanya berapa banyak obat-obatan tersebut diseludupkan, Meurah Budiman menyebutkan “pil alprazolam 49 butir dan pil riklona 27 butir, barang bukti pil tersebut sudah diserahkan ke Satnarkoba Polres Stagen yang datang ke Lapas setelah dilakukan koordinasi oleh Kalapas Sragen dengan Kapolres Sragen” jelas Meurah.

Menurut Kalapas Sragen Purwoko Suryo Pranoto semua batang bukti obat-obatan tersebut sudah diserahkan kepada Satnarkoba Polres Sragen untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, pungkas Purwoko.

(Heri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.