oleh

Ridwan Jalil Ditunjuk Sebagai Ketua Satgas Penanganan Pengungsi Rohingya

 


Lhokseumawe, Teropong Barat  – Pemerintah Kota Lhokseumawe sejak Minggu, 28 Juni malam, resmi membentuk tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Pengungsi Etnis Rohingya.

Tim Satgas dibentuk agar penanganan kebutuhan hidup pengungsi selama di penampungan bisa tertangani terstruktur dan sistematis satu pintu dan terarah.

Tim Satgas diketuai Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Kadissos Naker) Kota Lhokseumawe, Ridwan Jalil.

“Kita juga akan relokasi mereka dari gedung bekas kantor Imigrasi Blang Mangat ke tempat baru. Lokasi yang sudah resmi dipilih adalah gedung BLK di Kandang Kecamatan Muara Dua”, ujar Ridwan Jalil, kepada awak media, ketika meninjau pengungsi Senin (29/06/2020) siang.

Ketua Tim Satgas Penanganan Pengungsi Rohingya, Ridwan Jalil, Meninjau Ruang Tidur di Kantor Bekas Imigrasi Lhokseumawe

Pihak LSM termasuk UNHCR, IOM dan UNICEF dan pihak relawan kemanusiaan juga masuk dalam bidang-bidang dan kelompok kerja (pokja) tim satgas.

“Nanti mereka yang akan menangani semua urusan kebutuhan sehari-hari di penampungan termasuk penerimaan bantuan yang masuk dari berbagai pihak”, pungkas Ridwan Jalil.

Pantauan awak media di lokasi, dapur umum sudah didirikan di lokasi penampungan termasuk penyediaan dapur gizi. Pengungsi juga telah dibantu alas tidur.

Sementara untuk Anak-Anak dilakukan Trauma Healing dan kegiatan pengajian. (SI)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.