oleh

Siapkah Kita Menghadapi “New Normal “ ?

 

TEROPONG BARAT | Belum lama ini Presiden Joko Widodo dalam video  yang diunggah Biro Pres, Media dan Infomasi Sekretariat

Presiden secara resmi menyatakan  imbauan kepada masyarakat agar selama belum ditemukan  vaksin yang efektif untuk  virus covid-19, masyarakat harus hidup berdamai dengan  covid-19 dalam waktu ke depan. (Media Indonesia, 8 Mei 2020)

Indonesia Tengah Menuju Kenormalan Baru atau  New Normal Pemerintah menyatakan Kebijakan akan mulainya era new normal, sejumlah kegiatan yang sebelumnya dihentikan lalu penerapan pembatasan sosial bersekala besar  (PSBB) yang berlaku.  Setelah beberapa bulan berada dalam situasi pademi Covid-19 yang banyak menimbulkan korban jiwa, ketakutan yang masif dan sentral perekonomian terhambat.

Bangsa Indonesia sekarang mengalami masa transisi yang krusial dan  dengan populer disebut new normal. Ada nya new normal ini bukan berarti berlakunya tatanan kebebasan kehidupan seutuhnya seperti sebelum adanya wabah Covid-19. Bahwa perlu diketahui  pengertian The new normal ini  diartikan  suatu bentuk sikap mulai kehidupan baru yang berdampingan dengan Covid-19 kebiasaan dan prilaku yang baru adaptasi kebudayaan baru dengan prilaku hidup bersih dan sehat ini lah yang disebut sebagai new normal masyarakat bisa kembali melakukan aktivitas seperti berkeja dan bersekolah, namun tetap mematuhi protokol kesehatan  seperti memakai masker dan membatasi jarak fisik.

Namun, penerapan new normal ini belum sepenuhnya dapat dipahami. Masih banyak pertanyaan, apa itu  new normal? Bagaimana? kehidupan berjalan dan beberapa pertanyaan lainnya.  Perlu memang pemerintah memberikan  penjelasan apa konsep new normal dan seperti apa kebijakanya seharusnya dikonsepsikan sebagai kondisi baru yang lebih baik, direncanakan kebijakan dan adaptasi tertentu, memberikan perlindungan kesehatan dan menjagga pertumbuhan ekonomi.

Seperti yang disampaiakan oleh pemuda dari Provinsi Jambi Fatkhul Muin yang mendapat kesempatan dalam berdialaog di media Tropong Barat menyatakan  saya mengharapkan dengan adanya new normal atau kehidupan baru ini bisa menjadikan tatanan kehidupan yang lebih baik lagi, dan juga dengan tingkat kewaspadaan tinggi untuk mempersiapakan kehidupan baru atau yang disebut new normal.

Bagaimana skema untuk merealisasikan  skenario new normal, ternyata pemerintah telah menggandeng seluruh pihak terkait termasuk tokoh masyarakat, para akhli dan para pakar untuk merumuskan protokol atau SOP untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas kembali dengan mematuhi prosedur protokol kesehatan  agar tetap aman  dari COVID-19.

Akan ada banyak perubahan akibat pandemi ini, Pemandangan seperti kasir yang dibatasi dengan tirai plastik atau restoran dengan penutupan plastik antar meja, sebelumnya tidak ada, saat ini menjadi pandangan normal apakah ini menandakan siap beradaptasi dengan kondisi yang baru. (Ashd.)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.