oleh

Yudi_Katiara :”Negosiasi Antara Nafsu Dan Manusia

 

TEROPONG BARAT | Terlintas di pikiran saya, pada hari senin (15/06/2020), mengapa setiap orang berbuat salah iya mengatakan karna nafsu, maksud dari kata-kata yang di keluarkan membuat saya menimbulkan pertanyaan, “mengapa biliau mengatakan itu karna nafsu,? Bukankah kepeutusan itu beliau yang ambil, timbul lagi pertanyaan di pikiran saya, “apakah beliau telah sepakat dengan nafsu untuk mengambil keputusan ini?

Singkat cerita saya berpikir, selama ini manusia bernegosiasi dengan NAFSU dalam mengambil keputusan untuk mereka perbuat, setiap mereka mengambil keputusan pasti tersirat sara ingin dan rasa takut akan keputusan yang akan di ambil oleh seseorang, dari itu timbul kembali pertanyaan di pikiran saya, “jika nafsu dapat mengendalikan manusia celakalah manusia itu, karna nafsu tidak akan pernah puas dalam segalah hal, dan dia (NAFSU) benci kepada orang yang tidak mengedepankan nafsunya. Bisa dikatakan kekahatan dan keburukan, dan siapa yang bertahan untuk hal tersebut.

Yang kita lihat selama ini, banyak yang mengedepankan NAFSU mereka, Mau itu Harta, Tahta dan Wanita. Tidak usah jauh-jauh kita melihat hal ini cukup di daerah kita saja kita sudah dapat melihatnya, dari tingkah laku kebanyakan orang.

Dari kesimpulan diatas, Banyak yang selama ini mengedepankan kepentingan, dikarenakan oleh Nafsu tersebut, sebenarnya banyak cara untuk menyelesaikan permasalahan tetapi karna nafsu akan suatu tujuan dia mempersulit kembali permasalahan tersebut.

Pesan Moral diatas dapat dikatakan:
“Orang serakah tak akan merasakan lezat dan manisnya kenikmatan. Dia bagai orang makan yang tak pernah merasakan kenyang dan nikmat.” – Abdullah Gymnastiar (Aa Gym)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.